JAKARTA-Sungguh mengenaskan nasib petugas cleaning service (CS) di Gedung Kantor Pemerintah Kota Jakarta Selatan, terutama yang bertugas di Blok 3 dan 4 Jalan Trunojoyo. Para petugas CS yang berjumlah 11 orang ini sudah dua bulan belum gajian. Akibatnya untuk bayaran anak sekolah, bayar kontrakan dan kebutuhan sehari-hari harus menjual barang yang ada di rumah dan berhutang.
Salah seorang petugas CS tersebut, Anwar, yang dalam kesehariannya bertugas di Suku Dinas Tenaga Kerja mengaku, telah menghutang untuk memenuhi kebutuhanya sehari-hari. Karena simpanan istri berupa perhiasan emas kawin sudah dijual untuk bayar kontrakan dan keperluan anak sekolah
‘’Gaji saya Rp 700.000 per bulan. Sebetulnya sangat kurang. Apalagi saya mempunyai tangungan tiga anak dan satu istri,”ujarnya.
Anwar mengakui dirinya kerap dimintai tolong oleh karyawan atau kepala seksi tempatnya bertugas untuk melakukan pekerjaan apa saja. “Jadi pesuruh juga saya kerjain, yang penting halal. Kalau nggak begitu, bagaimana saya menghidupi anak istri saya di rumah,” paparnya sambil membersihkan sampah yang berserakan di halaman Kantor Walikota Jakarta Selatan.
Sedangkan petugas CS lainya, Idup, yang bertugas di Dispenda mengaku, dirinya menjadi CS sudah cukup lama. “Sudah lima kali ganti Walikota, tapi baru kali ini sering terlambat gajian. Pada bulan April saja gajian telat hingga satu bulan dan sekarang malah sudah dua bulan belom digaji,’’ujarnya.
Dia berharap, agar gajinya bisa secepatnya turun. "Gaji kami ini sudah di bawah UMR (upah minimum regional), eh masih telat juga dibayarkan, Kami kan butuh uang untuk anak sekolah, juga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari," ujarnya memelas.
Sugeng Baryadi dan Suparmin selaku Kordinator (pengawas) Celening Service saat ditanyai siapa kontraktornya saat ini, mengaku, dirinya tidak mengetahui siapa kini kontraktor yang memenangkan tender.
Mereka berdua mengaku, selalu ditegur para petugas CS yang menanyakan kapan gajian
Sementara itu,Kasubag Rumah Tangga Bagian Umum dan Protokol Pemerintah Kota Jakarta Selatan Ciptoyo ketika dikonfirmasi melalui telepon selulernya membenarkan belum dibayarkanya gaji 2 bulan petugas CS, karena tender kebersihan kantor Walikota Jakarta Selatan blok 3 dan 4 baru dilaksanakan pada mei 2010 dan saat ini baru penyelesaian kontrak kerja.
Diakuinya, pembayaran gaji Mei-Juni merupakan tanggung jawab pihak ketiga yang melaksanakan kegiatan itu. Dan soal keterlambatan pembayaran gaji itu telah dilakukan pembicaraan dengan pihak kontraktornya. Bahkan Ciptoyo sudah berulang kali meminta Kontraktor yang lama segera menyelesaikan tanggung jawabnya
Ciptoyo juga berjanji, pihaknya akan selalu memonitor pencairan dana kontraktor yang memang belum cair, tujuanya agar begitu cair secepatnya membayarkan gaji ke petugas CS.(Badar)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar